Serba-Serbi Pembukaan Liga Nusantara Reg Jabar Grup C

Serba-Serbi Pembukaan Liga Nusantara Reg Jabar Grup C

Sederhana. Begitulah kesan pertama ketika menginjakan kaki di Stadion Merpati dalam ajang pembukaan Liga Nusantara (Linus) Regional Jawa Barat (Jabar) Grup C, Senin (8/8/2016). Tidak ada upacara pembukaan seperti layaknya ajang pembukaan Indonesia Soccer Championship (ISC) lalu. Maklum Linus merupakan kompetisi amatir alias terbawah di kasta liga.

Untuk Regional Jawa Barat sendiri diikuti oleh 16 tim yang terbagi dalam 4 grup. Depok ditunjuk sebagai tuan rumah grup C dengan diwakili oleh Depok United. Selain itu ada 3 klub lainnya yang ikut serta, yakni PSB Bogor, Persima Majalengka, dan Persindra Indramayu.

Liga Nusantara Regional Jawa Barat Grup C

Depok United (Tuan Rumah)

PSB Bogor

Persima Majalengka

Persindra Indramayu

 

Tak banyak penonton yang hadir dalam pertandingan kali ini. Selain faktor karena cuaca yang kurang bersahabat. Informasi mengenai Linus pun tidak semasif ajang ISC. Kebanyakan yang hadir merupakan stakeholder sepak bola Depok dan suporter sejati. Kubu suporter yang paling banyak dihadiri oleh suporter PSB Bogor. Ada 3 elemen suporter PSB, yakni Balad PSB, Laskar Pakuan PSB, dan Bogor Biru (BB) Tropers. Ketiganya tergabung di tribun yang sama.

Rindu. Mungkin itulah kalimat yang paling tepat menggambarkan antusiasnya warga Kota Bogor jauh-jauh datang ke Depok guna menyaksikan PSB bertanding. Maklum, kondisi sepak bola Indonesia yang lebih sibuk dengan masalah ketimbang prestasi hampir membuat sepak bola akar rumput mati suri. Tahun lalu misalnya, akibat preseteruan antara Kemenpora dengan PSSI membuat ajang Liga Nusantara sama sekali tidak digelar.

Kerinduan warga Kota Kujang—julukan Kota Bogor—sedikit terobati ketika PSB Bogor ditunjuk untuk bermain terlebih dahulu melawan Persindra Indramayu. Tepat pukul 13.30 Wib, peluit berbunyi menandakan pertandingan perdana Linus Reg Jabar pun dimulai.

Chant “Bogor is blue & white” membahana membuat suasana stadion menjadi berisik. Hal ini dilakukan untuk menyemangati para punggawa Laskar Pakuan untuk meraih kemenangan perdana. Sayangnya kedua kesebelasan tak mampu mencetak gol sehingga laga berkesudahan 0-0 hingga akhir babak kedua.  

Kemenangan Manis Depok United

Dihadapan Yuyun Wirasaputra, Ketua Umum Asosiasi Kota (Askot) PSSI. Depok United tampil gemilang. Dihuni oleh sebagai besar merupakan bekas pemain Persikad Depok. Di bawah guyuran hujan lebat, Irfan 'Boax" Safari cs berhasil menghempaskan perlawanan Persima Majalengka 2-1.

Depok United butuh 31 menit untuk mencetak gol perdana mereka melalui tendangan pinalti yang dieksekusi sempurna oleh kaki Habibie. Keunggulan tim tuan rumah bertambah setelah mentan pemain Persikad Depok, Arifin mencetak gol pada menit ke-58 setelah bola rebound yang tak sempurna di tangkap oleh kiper Persima, Bara baskara. Persima hanya mampu memperkecil keadaan oleh gol Dian Herdani sesaat sebelum pertandingan usai lewat titik pinalti.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Depok United untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Pasalnya di depan menunggu Persindra (9/8/2016) dan PSB Bogor (11/8/2016). Arifin dan kawan-kawan harus menang minimal dua pertandingan untuk bisa lolos ke putaran selanjutnya.

Komentar

Baca Juga