PS BP Batam Ikut Divisi Utama?

PS BP Batam Ikut Divisi Utama?

''Assalamualaikum, Bang. Kalau mau nonton Persib, ada tiket undangan VIP untuk abang pakai.''

SMS itu masuk 14.59 WIB Minggu 22 Januari 2017. Pengirimnya Mulyadi Nasution, Komite Eksekutif Askot PSSI Batam. Saya jawab begini,''Waalaikumsalam. Kasih yang lain aja undangannya, Mul. Aku tak berminat nonton.''

Sejak mulai dipromokan ada pertandingan Persib Bandung vs PS BP (Badan Pengusahaan) Batam yang akan digelar Minggu 22 Januari 2017, saya memang tak berminat nonton. Padahal saya termasuk penggemar Persib bila ada live di TV. Ini hanya semacam protes diri sendiri saja, mengapa PS BP Batam tidak memainkan banyak pemain dari Batam.

Walau memainkan pemain dari PSPS Pekanbaru yang justru klub liputan pertama saya berkarir jurnalistik olahraga  -- saat PSPS masih divisi kampung sayalah peliput setianya --, saya justru heran pada PS BP Batam. Tapi pikiran positif saya begini saja, mungkin PS BP Batam lagi persiapan mau masuk Divisi Utama (DU). Sama dengan kabar yang kini berkembang, Gubernur Kepri Nurdin Basirun jadikan Kepri 757 FC ke DU. 

Tapi, itu semua saya bantah sendiri juga. Manalah terpikir oleh bos-bos BP sekarang mau bermain di DU. Bertanding di kompetisi Askot PSSI Batam saja, PS BP yang dulu bernama PS OB sudah tak pernah. Jadi, jika sekadar hiburan masyarakat Batam, mengapa tak menghibur sekalian pemain-pemain sepak bola yang ada di Batam. Dapat pengalaman bermain dengan pemain level atas nasional. 

''Saya pun kaget. Pas hari H baru ketemu pemain PSPS di lapangan. Harusnya anak Batam semua ya pak?''Itu komentar salah satu pemain PS BP Batam asal Batam pada saya, ketika tahu alasan saya tak nonton partai yang akhirnya dimenangkan Persib 4-2 itu. 

''Lihat eforia penonton, saya sangat berharap sekali sepak bola di Batam ini maju ya pak.'' 

Nah, semoga dengan kalimat itu terketuk hati pimpinan BP Batam untuk mengaktifkan lagi PS BP Batam di PSSI Batam, atau malah memang langsung bermain di Divisi Utama dengan membeli klub DU yang ada sekarang. Toh, BP punya Stadion Temenggung Abdul Jamal. Stadion yang ternyata bisa juga menggelar pertandingan malam hari seperti saat menjamu Persib. Tinggal memperbaiki rumputnya saja lagi.####

(Penulis Ade Adran Syahlan bermukim di Batam. Dapat dihubungi melalui akun twitternya @adesyahlan. Tulisan ini telah terbit di koran Batam Pos edisi Minggu 29 Januari 2017)

Komentar

Baca Juga