Persaingan Kurnia Meiga, Beny Wahyudi, dan Boaz Solossa dalam Dahaga Gelar

Persaingan Kurnia Meiga, Beny Wahyudi, dan Boaz Solossa dalam Dahaga Gelar

Ada yang menarik seputar final Piala AFF 2016 kali ini bagi Tim Nasional (Timnas) Indonesia, khususnya bagi Kurnia Meiga, Beny Wahyudi, dan Boaz Solossa. Pencapaian final merupakan puncak persaingan ketiganya untuk meraih gelar sebanyak dua gelar sekaligus.

Kurnia Meiga dan Beny Wahyudi adalah dua pemain yang berasal dari Arema Cronus, sedangkan Boaz merupakan kapten dari Persipura Jayapura. Dalam ajang Indonesia Soccer Champinship (ISC) A 2016 ini, kedua tim tersebut tengah bersaing menjadi yang nomor satu. Uniknya, ditentukan satu hari selang leg kedua pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand di Stadion Rajamangala.

Timnas Indonesia tinggal selangkah lagi bakal meraih kesuksesan untuk meraih gelar Piala AFF 2016 bila berhasil memenangi laga melawan Thailand di leg kedua atau imbang dengan skor kacamata alias 0-0, maka dipastikan Indonesia akan meraih gelar pertama di ajang yang dimulai sejak tahun 1996 tersebut.

Begitu juga bagi Kurnia Meiga, Beny Wahyudi, dan Boaz Solossa. Bila diantara ketiga pemain tersebut kesebelasan yang dibela menjuarai liga, maka pada tahun ini akan meraih double winner.

Hal ini cukup unik. Pasalnya, baik Kurnia Meiga, Beny Wahyudi, dan Boaz Solossa tengah saling bahu-membahu membawa Indonesia untuk juara di Piala AFF, namun dalam segi klub, ketiga pemain tersebut tengah bersaing ketat untuk menjadi yang nomor satu.

Baik Persipura dan Arema, hanya terpaku dua poin saja. Persipura unggul dengan 65 poin, sedangkan Arema membuntuti dengan poin sebanyak 63. Persipura, meski hanya butuh skor imbang untuk menjadi juara, tetapi dituntut menang karena jumlah golnya hanya terpaut 3 gol saja. Arema juga wajib menang dengan skor besar untuk keluar menjadi juara. Bila Arema kalah dan Persipura kalah, tetap Persipura yang akan juara.

Menurut jadwal yang terpampang di website resmi ISC, Persipura akan bermain terlebih dahulu di hari yang sama. Tepatnya mulai pukul 14.00 WIB di Stadion Mandala, Jayapura. Sedangkan Arema akan memulai pertandingan selepas adzan magrib, di Stadion Kanjuruhan.  

Baik Persipura mau Arema sama-sama bertemu lawan tangguh. Persipura bakal menjamu tim PSM Makassar yang tengah on fire dan Arema akan bertemu tim juara musim lalu, Persib. Dipastikan kedua tim tetap akan mengalami perlawanan yang sulit dari kedua tamunya.

Jadi, bila Indonesia juara AFF 2016 dan Persipura juara ISC A 2016, maka Boaz adalah manusia yang paling bahagia di Indonesia. Sedangkan Beny Wahyudi dan Kurnia Meiga harus berpuas hanya meraih satu gelar saja. Tetapi juga bisa sebaliknya, Benny dan Kurnia yang double winner, Boaz hanya meraih satu piala saja.

Kemungkinan Terburuk

Meski Timnas Indonesia tengah berada diatas angin setelah menang di leg pertama melawan Thailand dengan skor akhir 2-1, tetapi laskar Garuda wajib waspada dengan anak asuh Kiatisuk Senamuang. Dari 10 laga pertemuan dengan tim The War Elephants, Indonesia hanya mampu menang sebanyak tiga kali, sedangkan sisanya berakhir dengan kelalahan.

31/08/1998 Thailand 3-2 Indonesia

05/09/1998 Indonesia 3-3 (5-4 pen) Thailand

10/11/2000 Thailand 4-1 Indonesia

18/11/2000 Thailand 4-1 Indonesia

29/12/2002 Indonesia 2-2 (2-4 pen) Thailand

16/12/2008 Indonesia 0-1 Thailand

20/12/2008 Thailand 2-1 Indonesia

07/12/2010 Indonesia 2-1 Thailand

19/11/2016 Thailand 4-2 Indonesia

14/12/2016 Indonesia 2-1 Thailand

Yang paling menyakitkan dari kemungkinan terburuk adalah gagalnya Boaz Solossa meraih kedua gelar yang kini di depan mata. Bisa saja saat ini Indonesia dan Persipura tengah unggul, namun bisa saja kehilangan keduanya dalam waktu yang hanya terpaut satu hari saja. Pun begitu juga yang dirasakan oleh Beny Wahyudi dan Kurnia Meiga.

Pada akhirnya, kita berharap semoga Indonesia tetap bisa pulang dengan kepala tegak dengan membawa Piala AFF 2016. Kalo soal ISC, gak papa kali yah, wong cuma turnamen.

Sumber foto: wearemania.net

Komentar

Baca Juga