Mengenal Mardiono Idola Baru Persikad Depok

Mengenal Mardiono Idola Baru Persikad Depok

“Mardiono… Mardiono… Mardiono” begitu bunyi gemuruh chants supoter Persikad Depok yang menggema di seluruh Stadion Merpati, Depok.  Sabtu (20/8/2016) lalu, nama Mardiono pantas dieluh-eluhkan oleh suporter. Pasalnya Ia tampil menjadi pahlawan dalam pertandangan terakhir Persikad di Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016 Grup B .

Mardiono berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai predator ganas di depan gawang Persita Tangerang. Dua gol yang dicetak olehnya berhasil membuat Pendekar Cisadane pulang dengan muka tertunduk sekaligus mengakhiri kedigdayaan mereka yang tak pernah kalah musim ini.

Mardiono tampil heroik sepanjang pertandingan. Sejak babak pertama, ia berkali-kali  mengancam pertahanan anak asuh Bambang Nurdiyansyah. Sebagai penyerang, pria kelahiran Sijunjung ini typikal striker modern yang tak hanya menunggu di depan gawang, tetapi mau turun ke lapangan tengah untuk menyambut umpan dari rekannya.

Terbukti, dua gol yang dicetak mantan pemain Divisi I Sinjunjung Sumbar 2013  ke gawang Persita merupakan tendangan dari luar kotak pinalti. Kemenangan atas Persita membuat Persikad sementara naik dua peringkat menjadi posisi ke-4 mengangkangi tim Persikabo Bogor dan PS Bengkulu.

Mardiono memang bukanlah pemain sembarangan. Ia merupakan produk pembinaan yang berjenjang, sehingga kualitasnya tak dapat diragukan. Mantan pemain PSPS Pekan Baru U-21 ini pernah membawa Semen Padang U-21 sebagai kampiun Indonesia Super League (ISL) U-21 musim 2014 lalu. Namun ternyata bakat istimewa Mardiono adalah berasal dari turnamen tarkam bukan dari Sekolah Sepak Bola (SSB).

"Dulu main bola di kampung-kampung, di sawah sama teman-teman, trus ikut turnamen-turnamen. Gak ikut SSB. Cuma main dari kampung ke kampung, turnamen ke turnamen” ungkapnya.

Mardiono bercerita bahwa perjalanan karirnya sempat tertolong karena ia dibawa tim juara di Kabupaten Sijunjung untuk bermain di tingkat nasional. Setelah itu pria yang baru menginjak usia ke-23 tahun ini masuk sebagai anggota PON Sumatera barat tahun 2012.

“Awalnya dulu di U-15 Kab Sijunjung, tim saya gak lolos, tapi ada tim juara yang bawa saya ke tingkat nasional, trus habis itu masuk di PPLP Sumatera Barat, setelah tamat bermain di divisi satu Kab sijunjung, trus ikut PSPS Pekan Baru U-21 2012, tahun berikutnya di PON Sumatera Barat, kemudian di Semen Padang U-21. Di Semen Padang cuma semusim, alhamdulilah sudah cetak dua gol. “ kenangnya.

Selama di kesebelasan Semen padang U-21, Mardiono merupakan pilar penting yang membawa tim Kabau Sirah menjuarai ISL U-21. Namun sayangnya, pemain yang juga beroperasi di posisi winger ini gagal naik kelas ke Semen Padang senior. Nasibnya pernah terkatung-katung. Nyaris bermain di Persiba Balikpapan, namun akhirnya bermain di Persikad yang kala itu ber home base di Purwakarta.

“Sebenarnya, saya tidak berangkat ke Persiba Balikpapan. Akhirnya saya berangkat seleksi ke Jakarta, ke Villa 2000. Sayangnya saya gak lolos, karena cuma diseleksi 45 menit saja. Lalu saya ke Purwakarta, alhamdulilah lolos. Di sana cuma 6 bulan karena liga distop” ujar Mardiono.

Mardiono sendiri merupakan bekas pemain Persikad Purwakarta yang dipertahankan oleh manajemen Persikad Depok bersama Husein dan Anwar. Keputusan mempertahankan pria yang ngefans berat dengan Crisitano Ronaldo ini berbuah manis. Total selama 10 kali berlaga bersama Laskar Margonda, ia sudah mencetak 4 gol. Gol yang dicetak Mardiono sangat penting bagi Persikad, lantaran tanpa gol-nya tim kebanggaan kota Depok bisa kehilangan 7 poin. Satu gol berbuah hasil imbang saat melawan Cilegon, sedangkan tiga golnya berhasil membawa kemenangan dengan rincian satu gol melawan Persikabo (2-1) dan Persita (2-0) dua gol.

Menilik prestasinya yang memuaskan, manajemen Persikad sudah seharusnya mempertahankan pemain bertinggi 170 cm ini. Pemain kelahiran 4 Maret 1993 ini merupakan pemain muda dengan prospek cerah dan sangat memungkinkan bisa menjadi legenda Persikad di masa depan.

((Wawancara dilakukan di toko Garudas Apparel yang beralamat di Jln. Talas No.139, Kel. Beji, Depok, Jawa Barat 16421. Garudas Apparel menyediakan berbagai macam jersey dan pernak-pernik suporter. Follow akun Instagram dan twitternya di @GarudasApparel)) 

Komentar

Baca Juga