Mengawal Korupsi di KOI

Mengawal Korupsi di KOI

Jakarta, 4 Desember 2016. Publik dikejutkan dengan dipanggilannya Sekretariat Jenderal Komite Olimpiade Indonesia, yang berinisial DI sebagai tersangka di Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Hal ini langsung menjadi berita duka dalam olahraga Indonesia, belum genap 24 Jam merasakan berita bahagia kemenangan Timnas Sepakbola dalam Piala AFF 2016 atas Vietnam, publik harus mendengar berita memalukan lagi dalam jagat olahraga Indonesia, ya! Sekjen KOI di duga menyalahgunakan keuangan Negara yang merugikan Negara Sebesar Rp 40 Miliar Rupiah, dimana hal tersebut dirasakan oleh Komisi X DPR-RI ada kejanggalan terkait dana yang digelentorkan Pemerintah kepada KOI Sebesar 61,3Miliar untuk Sosialiasi Asian Games

Lembaga Kajian dan Pengembangan Keolahragaan Indonesesia (Lemkapoin) yang merupakan lembaga yang fokus untuk kemajuan olahraga Indonesia melalui ketua nya Richard Achmad Supriyanto menyayangkan hal tersebut

“ Lemkapoin akan mengawal kasus ini, dan Asian Games adalah pesta olahraga terbesar di ASIA, jangan sampai hal ini mencoreng wajah olahraga Indonesia di mata ASIA, kami meminta kepada Jajaran kepolisian usut tuntas kasus ini, demi kemajuan olahraga Indonesia “ ujarnya.

Pesta olahraga ASIAN GAMES seyogyanya akan dilaksanakan kurang dari 24 Bulan, semoga tidak ada efek buruk terhadap proses persiapan infrastruktur dan persiapan atlit, karena sebagaimana kita ketahui prestasi Indonesia belum membaik dan kita sedang membangun banyak infrastruktur untuk Olahraga

Terkait hal tersebut, Kepala Divisi Hukum Lemkapoin, Riesqi Rahmadiansyah menyatakan bahwa hal ini merupakan momentum terkait bersih-bersih di dunia olahraga menurutnya,

“ kami sedang melakukan upaya pemantauan terhadap perkembangan olahraga di Indonesia, kami juga sudah melakukan beberapa upaya, sehingga kita lihat saja nanti apa yang akan Lemkapoin lakukan dalam waktu dekat terkait perkembangan ke olahragaan Indonesia, ini semakin meyakinkan kami bahwa Korupsi di Olahraga itu ada dan segera di berantas “ ungkapnya.

Semoga kasus ini menjadi titik masuk pemberantasan korupsi di dunia olahraga, hal ini bisa menjadi titik balik kemajuan olahraga Indonesia.

Sumber foto: www.tribunolahraga.com

Komentar

Baca Juga