Mencirim City, Klub dari Desa yang Punya Stadion Sendiri

Mencirim City, Klub dari Desa yang Punya Stadion Sendiri

Tak ada anak-anak bermain bola dilapangan desa itu. Sepanjang mata melihat, hanya tampak lembu dan kambing yang merumput di sana. ”Padahal, lapangannya bagus. Saya berpikir, mengapa ini tidak dipergunakan semestinya,’’ kata Budi Ilham Nasution.

Berawal dari keprihatinan di suatu hari pada 2008 itulah, Budi, seorang pengusaha yang gila bola, lantas mulai bergerak. Hasilnya, dilapangan itu sekarang berdiri stadion yang mampu menampung sekitar 10 ribu penonton.

Bermarkas di stadion desa di Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, itu berdiri klub dengan nama yang sungguh mentereng: Mencirim City. Diresmikan pada 2009, mulai 2015 Mencirim City berkompetisi di Liga Nusantara. Pada Liga Nusantara 2016, tim yang ditangani mantan pemain PSMS Medan Coly Misrun tersebut berhasil lolos ke final zona Sumatera Utara. Sayang mereka dikandaskan PS POP Polres Asahan pada pertandingan pamungkas tersebut.’’Saya targetkan tahun depan kami sudah menembus Divisi Utama,’’ kata Budi.

Bahkan, di levelnya sekarang, apa yang sudah diraih klub yang dahulu bernama Mencirim Putra ini bisa dibilang sudah mengagumkan. Berasal dari desa yang berjarak puluhan kilometer dari Medan, tetapi menjadi satu-satunya tim yang punya stadion sendiri di Sumatera Utara.

Itu melebihi tim-tim tenar di sana, misalnya PSMS Medan atau PSDS Deliserdang. Bahkan, di seantero Indonesia, barangkali bisa dihitung dengan sebelah jari klub yang punya stadion sendiri.

Budi semakin bersemangat karena warga sekitar sangat mendukung. Perlahan tapi pasti, wajah lapangan pun berubah. Tanah lapangan diratakan dengan menggunakan alat seadanya, sekeliling lapangan ditembok setinggi satu meter, serta disediakan tempat duduk penonton. Juga ada ruang ganti pemain dan kamar mandi, serta musala.

Kemudian, dia mulai meningkatkan status lapangan menjadi stadion mini dengan membangun tribun penonton utama di sisi utara, dilanjutkan dengan tribun sederhana dengan berbahan batu empat tingkat di sekeliling lapangan. Sekarang juga sudah dilengkapi penerangan di empat sisi lapangan.

Impian Budi tentu tidak hanya berhenti di Divisi Utama. Untuk itu, kandang Mencirim terus dibenahi. ’’Saya berencana meninggikan tribun penonton di sekelilingnya untuk meningkatkan kapasitas stadion,’’ kata Budi.

Stadion mini Mencirim City itu diresmikan pada 18 Januari 2015. Kala itu, Djohar Arifin Husein, ketua umum PSSI waktu itu, yang langsung meresmikan stadion tersebut.  “Saya  berharap di stadion ini dihasilkan pesepak bola yang bisa mengangkat kembali martabat sepak bola Sumatera Utara. Saya tertegun melihat Stadion Mencirim ini. Mudah-mudahan bisa makin meningkatkan prestasi Mencirim,” ucap Djohar pada saat memberikaan kata sambutan kala itu.

Ditulis oleh Arief Rakhman, Pecinta dan penikmat sepakbola, apapun mahzabnya, yang berharap sepakbola di negerinya bisa jadi lebih baik. Penulis bisa dihubungi via twitter di @A_Rakhman

Sumber Berita:

http://www.jawapos.com

http://daerah.sindonews.com

Sumber Photo:

http://daerah.sindonews.com

http://sumutpos.co

Komentar

Baca Juga