Awal Baru dan Langkah Baru untuk Sepakbola Indonesia

Awal Baru dan Langkah Baru untuk Sepakbola Indonesia

Negara ini tidak pernah lepas dari polemik berkepanjangan.

semboyan Indonesia satu seperti angin lalu.

Perdebatan tiada henti seolah menghentikan kata musyawarah.

Tingginya jabatan membuat perbedaan terasa jelas.

Ambisi menghentikan arti kebersamaan.

Semua memang terasa berat bagi Negara ini.

Semua semakin terasa berat saat semua elemen memiliki masalah yang sama, tidak terkecuali sepakbola. Olahraga nomer satu bangsa ini memang memiliki peranan penting bagi kesatuan negeri ini, sudah banyak buktinya. Tapi tidak setiap saat tim nasional (timnas) bisa menyatukan masyarakat Indonesia, hanya event–event tertentu saja yang dapat menyedot animo besar supporter Indonesia. Hal ini harus ditunjang oleh aspek pendukung timnas, yaitu klub sepakbola itu sendiri yang memiliki peranan tidak kalah penting.

Klub adalah titik awal prestasi dari timnas, klub adalah cerminan timnas kita.

Karena klub–klub di Indonesia bukan hanya sekedar tim sepakbola, tetapi mereka sudah menjadi bagian dari budaya dan warisan turun menurun. Warisan budaya memiliki arti besar bagi daerah di negeri ini. Entah hingga dititik mana keturunan kita akan tetap membudidayakan warisan tersebut.

Khusus di sepakbola ada beberapa aspek turun menurun yang kita dapatkan, terutama  menyangkut fanatisme. Kegilaan dan kecintaan terhadap para pahlawan daerah kita yang berjuang di lapangan hijau. Bagi kita, membela mati-matian daerah kita bukan hal yang salah, tentu hal tersebut menjadi kebanggaan dalam diri kita. Terlebih ada tekad yang kuat untuk membuktikan bahwa daerah kita menjadi yang terbaik. Hal yang bagus tentunya, dengan memulai kecintaan kita terhadap daerah masing-masing otomatis akan membentuk rasa nasionalisme kita.

Ketika semua hal yang dianggap wajar itu bisa berubah menjadi hal yang merugikan juga bagi negara kita, kenapa? Rasa kesal dan syirik melihat daerah lain lebih berprestasi menjadi pemicu utama sering terjadinya bentrokan antar supporter di tanah air. Hal yang lebih parah tentu saja di antara dua daerah yang saling berdekatan.

Ibu kota Negara ini yang hanya berjarak beberapa jam saja dengan ibu kota Jawa Barat menjadi contoh tersohor. Mereka seperti saling tidak menerima dengan kehadiran rival mereka dan kebencian ini nyatanya adalah warisan dari generasi sebelumnya yang sudah memendam rasa dendam. Dua basis supporter terbesar di Jawa Timur pun memiliki hubungan yang kurang harmonis. Hal ini diperparah dengan terbentuknya beberapa kubu untuk memperkuat barisan mereka, tentunya untuk mengalahkan musuh mereka dengan hal yang tidak manusiawi.

Hal yang tentu saja sangat disayangkan, sumber daya manusia yang begitu melimpah lebih baik digunakan untuk hal yang lebih positif. Melakukan teror boleh saja, tapi jangan dilakukan terhadap sesama saudara kita.

Semua sedang berbenah, PSSI sedang melakukan pentaatan yang lebih baik untuk kemajuan sepakbola kita. Belum terlihat memang, tapi sudah mulai ada gerakan ke arah sana. Kongres terakhir di kota Bandung memberikan sedikit angin segar bagi sepakbola nasional. Pemilihan pelatih berkualitas untuk timnas kita hingga dikembalikannya beberapa klub legendaris Indonesia seolah menjadi kado bagi kita semua, terlebih ini dilakukan di awal tahun.

PSSI tentu saja tidak bisa berjalan sendiri, dukungan dari kita sebagai supporter Indonesia tetap menjadi kunci bagi sepakbola negeri ini. Kekuatan besar akan terbentuk apabila semua elemen  tetap satu misi, visi, dan saling dukung untuk kemajuan sepakbola kita.

Musim baru akan bergulir beberapa bulan ke depan, seharusnya bisa menjadi titik awal kemajuan sepakbola kita. Terlebih ini adalah kompetisi resmi pertama PSSI setalah lepas dari hukuman FIFA. Serba baru tentu saja harus disambut dengan harapan tinggi oleh segenap supporter negeri ini. Perpecahan yang sering terjadi harus bisa dihilangkan, terutama 4 supporter terbesar negeri ini yang tentu saja akan mendapat sorotan lebih dan contoh bagi supporter lain.

Tidak ada yang mustahil, walapun tidak mudah. Kita semua harus yakin dengan perubahan yang positif, minimal dengan adanya niat yang baik akan mempermudah semua rencana besar yang telah dibuat.

Maju terus supporter Indonesia,

Dengan kalian kita akan tetap satu.

Dengan kalian kita akan menjadi nomer satu.

 

Ditulis oleh Garry Gumilar. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial Twitter di @garrgum juga melalui akun instagram garrygum92 atau email garrygumilar20@gmail.com.

Sumber foto: viva.co.id

Komentar

Baca Juga