757 itu Apa?

757 itu Apa?

''Kapan ada jersey PSS Sleman, bro? Kalau ada kabari ya.''

Demikian salah satu pertanyaan di kolom komentar Line@ @dutatamasports. Penjual jersey Grade Original (GO) online yang jumlah adders-nya (follower) 13 ribu lebih se-Indonesia tersebut selalu ditanya begitu. Sebenarnya, hampir mustahil ada jersey GO klub kasta kedua diproduksi. Tapi @dutatamasports cerdik menjawab, belum.

Setelah tampil memukau di pembukaan Piala Presiden 2017, jersey PSS Sleman makin diincar. Mungkin, bukan saja karena mampu menahan imbang Persipura 0-0, juga karena kefanatikan suporter klub ini. Walau hanya anggota Divisi Utama, tapi fansnya fanatik seperti layaknya klub Indonesia Super League (ISL) saja. Bahkan mampu menampilkan koreografi menarik perhatian Presiden Joko Widodo sehingga beliau bikin Vlog pertamanya.

Nah, kapan klub 757 Kepri Jaya FC punya fans sefanatik fans PSS Sleman? Tentu jawabannya, lama. PSS Sleman berdiri sejak tahun 1976, sedangkan Kepri Jaya, belum sebulan ini. Dan satu hal lagi, Kepri Jaya belum resmi bermain di Divisi Utama yang kabarnya akan bernama Liga 2. 

Bahkan, apa itu klub 757 Kepri Jaya FC belum banyak warga Batam atau Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang tahu. Malahan, ada yang bertanya begini di Facebook Atri yang selalu menginfokan aktivitas klub tersebut,''757 itu artinya, apa Pak Atri?''. Pertanyaan itu dari admin Djangkar FA, salah satu klub anggota PSSI Batam. 

Di kolom komentar Instagram @Liga_Indonesia2017, pertanyaan sama juga muncul. ''757 maksudnya apa ya?'' Hingga tulisan ini dibuat, tak ada jawabannya. Yang jelas, instagram itu menyebutkan 757 Kepri FC adalah nama baru dari klub Bintang Jaya Asahan, Sumatera Utara. Sama dengan tiga klub lain yang juga ganti nama, yakni: Persebo Musi Raya = Sumsel United, Persigo Gorontalo = Semeru FC Lumajang dan Persires Sukoharjo = Lampung Sakti FC.  

Tapi sudahlah, saya yakin manajemen klub 757 Kepri Jaya FC akan menjelaskan itu semua suatu saat. Toh, klub ini diawali oleh akuisisi yang dilakukan Presdir Bali United, Yabes Tanuri. Lalu beliau menempatkannya di Batam. Dan kita tahu semua, Bali United adalah klub baru di ISL tapi punya kemampuan mengelola pencitraan medianya berskala klub-klub Eropa. 

Bagi saya pribadi, klub 757 Kepri Jaya FC akan masuk di hati warga Batam atau Kepri secara keseluruhan, mudah saja. Asal klub ini tetap berada di Batam atau Kepri baik saat masih Divisi Utama atau ISL kelak. Jangan sampai berpindah-pindah. Tak usah tiru klub Persires (Persatuan Sepakbola Rengat Sekitarnya), klub yang letaknya tak jauh dari kampung kelahiran saya. Klub itu bahkan tak sekadar pindah hingga tiga kali, bahkan tahun ini nama Persires pun hilang. ###

(Penulis Ade Adran Syahlan bermukim di Batam. Dapat dihubungi melalui akun twitternya @adesyahlan. Tulisan ini telah terbit di koran Batam Pos edisi Senin 20 Februari 2017)

Sumber foto: tribunnews.com

Komentar

Baca Juga